Kegiatan Minggu Ceria

Written by  Friday, 26 April 2013 07:01
Rate this item
(0 votes)

Hari minggu merupakan hari libur bagi sebagian besar anak-anak yang bersekolah. Setelah selama 6 hari berturut-turut dari Senin hingga Sabtu anak-anak belajar di sekolah, biasanya di hari Minggu, mereka habiskan waktu untuk bermain atau sekedar bersantai bersama keluarga di rumah. Akan tetapi, anak-anak di Tanoker Ledokombo, manghabiskan hari Minggu mereka untuk beraktivitas bersama-sama teman-teman dari seluruh desa di Kecamatan Ledokombo di kebun Tanoker Ledokombo. Mereka berkumpul untuk belajar, bermain serta berlatih bersama-sama setiap hari Minggu. Kegiatan ini dinamakan Minggu Ceria.

Kegiatan ini dimulai setiap minggunya dari jam 08.00 WIB dengan melakukan senam pagi bersama. Setelah itu mereka belajar beberapa mata pelajaran, seperti Matematika GASING, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam, dll. Tidak seperti kegiatan di sekolah, pada kegiatan Minggu Ceria, anak-anak belajar di alam terbuka. Pemberian materi pelajaran pun diberikan dengan cara yang menyenangkan, seperti permainan ataupun dengan bernyanyi bersama. Tidak hanya itu, anak-anak juga berdiskusi atau belajar tentang ilmu kesehatan, komputer, dan kesenian yang diberikan oleh mahasiswa-mahasiswa atau tamu yang datang setiap minggu di Tanoker. Selain belajar, anak-anak juga bermain serta berlatih Egrang bersama-sama. Bernyanyi atau sekedar menabuh Djimbe dan bermain gamelan kerap di lakukan anak-anak di Tanoker Ledokombo. Kegiatan ini dilakukan, agar anak-anak tidak merasa stress setelah selama 6 hari belajar materi pelajaran di sekolah.

 Anak-anak juga disediakan kolam renang kecil untuk sekedar bermain air atau menyegarkan diri setelah belajar.  Uniknya, tiket untuk mandi atau nyemplung adalah anak-anak diwajibkan membaca buku di perpustakaan. Hal ini dilakukan untuk merangsang atau meningkatkan minat anak-anak untuk membaca. Seperti di ketahui, bahwa tingkat Buta Aksara di Kabupaten Jember sendiri sangat tinggi. Di Kecamatan Ledokombo, tercatat sekitar 2094 penduduknya di 7 desa tergolong Buta Aksara. Dengan alasan tersebut, Tanoker Ledokombo menggiatkan kegiatan membaca pada anak-anak. Buku-buku yang tersedia di perpustakaan kecil Tanoker juga tergolong beragam. Buku-buku yang ada di perpustakaan Tanoker sebagian besar adalah sumbangan dari Sahabat Tanoker yang ada diseluruh pelosok Indonesia.

 Ayo, datang ke Tanoker Ledokombo! Kita Bersahabat, Bermain, Belajar, Bergembira dan Berkarya.

Tanoker

...mempertemukan manusia - manusia dari berbagai kebudayaan... untuk bersatu, berbagi dan saling menguatkan dalam suatu ruang hidup bernama Ledokombo

Read more

221472
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
12
214
444
65009
5905
6984
221472