Farha Ciciek: Angkat Permainan Tradisional Menjadi International

Monday, 01 September 2014 11:34
Rate this item
(1 Vote)

Siapa yang tak kenal dengan 'Egrang', alat permainan tradisional ini. Biasanya terbuat dari dua buah bambu utuh, egrang membuat siapa saja yang bermain di atasnya akan tertantang.

Seperti diketahui permainan Egrang merupakan permainan tradisional yang mulai langka. Biasanya dimainkan oleh anak-anak. Tetapi di Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur permainan Egrang ini sengaja dilestarikan dengan digelarnya Festival Egrang Ledokombo setiap tahunnya.

Adalah Komunitas Tanoker di Kabupaten Jember, Jawa Timur yang menginisiasi festival ini. Komunitas ini menggelar Festival Egrang yang antara lain mencakup acara gerak jalan menggunakan Egrang.

Festival yang sudah berlangsung tiga tahun ini diprakasai oleh pimpinan Tanoker Ledokombo, Supo Rahardjo dan istrinya Farha Ciciek. Tanoker adalah komunitas anak-anak yang berasal dari bahasa Madura berarti kepompong.

Permainan Egrang sengaja diperkenalkan kepada anak-anak Ledokombo untuk memperkenalkan kebudayaan tradisional kepada tamu-tamu dari luar. Selain itu bambu sebagai alat permainan, Egrang juga banyak dijumpai di Ledokombo.

Menurut Koordinator Tanoker Jember, Farha Ciciek, wisatawan dari mancanegara seperti Australia, Belanda, Senegal, dan Thailand ikut menyaksikan acara itu. Ia mengatakan, komunitas Tanoker dan warga Kecamatan Ledokombo-Jember menggelar festival untuk melestarikan permainan tradisional anak Nusantara tersebut.

'Permainan tradisional yang terlupakan itu dapat dikemas menjadi permainan dengan atraksi yang unik, sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang belum mengenal Egrang,' ucap Farha.

Festival Egrang, lanjut dia, juga ditujukan untuk memperkenalkan permainan tradisional Indonesia ke masyarakat internasional. 'Karena dalam festival juga hadir tamu-tamu mancanegara,' katanya.

Ia menambahkan, selain menghadirkan juri lokal, panitia juga meminta beberapa tamu manca negara seperti juri dari Australia, Belanda dan Senegal untuk memberikan penilaian dalam lomba gerak jalan menggunakan Egrang dalam Festival Egrang.

Setiap tahun festival Egrang dilaksanakan di alun-alun kecamatan Ledokombo, Jember untuk memperingati Hari Anak Nasional dan waktu pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal Jember Fashion Carnaval (JFC) dengan jeda sehari sebelum hari H-nya.

http://tupperware.co.id/SheCan/Default.aspx?page=detailNews&news=67

Tanoker

...mempertemukan manusia - manusia dari berbagai kebudayaan... untuk bersatu, berbagi dan saling menguatkan dalam suatu ruang hidup bernama Ledokombo

Read more